Saturday, November 9, 2013

Daging Ternak dan Kapitalisme

Akibat ide-ide kapitalisme yang mengedepankan efisiensi dan efektifitas untuk meningkatkan produktivitas dan profitabilitas makanan yang tersaji dihadapan kita, jika itu adalah daging ternak, adalah hasil dari binatang-binatang yang tersiksa.

Binatang ternak, atas nama efisiensi, ditampung secara massif dan dipotong tanpa mengindahkan belas kasihan dan penghormatan kepada sang pencipta.

Bisa kita bayangkan bagaimana daging itu masih meraung-raung ketika sampai di piring konsumen, akibat perlakuan peternak yang kejam. Kita memakannya dan lalu kita menjadi sakit tanpa kita tahu penyebabnya.